Kolase foto antara Yani-Alif melawan kotak kosong.
Mantan anggota dewan itu menilai, respons masyarakat yang mendukung kotak kosong sangat besar, dan trennya meningkat. Hal ini terbukti dari setiap pertemuan, baik bentuk deklarasi atau konsolidasi, jumlah masyarakat yang ikut terus bertambah.
"Hasil monitoring kami, pendukung kotak kosong di 18 kecamatan jelang H-1 coblosan terus naik," tuturnya.
Sekretaris PAC PDIP Kebomas itu menambahkan, masyarakat yang mendukung kotak kosong menginginkan adanya perubahan pucuk kepemimpinan dalam Pilkada 2024.
"Masyarakat ingin adanya perubahan pemimpin untuk menjadikan Kabupaten Gresik makin maju, dan rakyat sejahtera," imbuhnya.
Sedangkan pendukung kotak kosong lainnya, Agus Chumaidy, gencar memberikan imbauan kepada pejabat di lingkungan pemerintah daerah setempat agar tak terlibat politik praktis melalui media sosial (Facebook).
"Pak camat, Pak Lurah seng anteng, emanen jabatan sampean gara-gara melu andum sodakoh politik (yang tenang, jaga jabatan anda gara-gara ikut bagi sodakah politik)," imbaunya dalam medsos facebook (FB).
Pria yang akrab disapa Medy itu juga meminta agar sedekah politik dimasukkan karung, dan tidak dibagi daripada memalukan.
"Diglangsing wae timbang dibagi ngisin-ngisini seng mbagi (dimasukkan karung saja daripada dibagi malu-maluin yang bagi)," pungkas Wakil Ketua BP Pemilu PAC Kecamatan Gresik ini. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




